Vol. 46/50      

 


HATI YANG MERINDUKAN JIWA

Minggu lalu kita baru saja membicarakan bagaimana 4 orang mahasiswa yang berdoa mencari kehendak Tuhan lalu bagaimana mereka menyerahkan diri untuk melayani Tuhan.
Menurut hemat saya, gereja hari ini tidak kekurangan jemaat yang mempunyai karunia. Gereja juga tidak kekurangan orang-orang yang bersedia memberi persembahan. Tetapi gereja kekurangan orang yang memiliki hati yang melayani Tuhan.
Mengapa demikian? Mungkin kita terbiasa dilayani, belum biasa melayani, tidak tahu bagaimana melayani, belum dapat menyisihkan waktu untuk melayani. Akibatnya setiap kali pada saat pemilihan majelis, pengurus komisi atau departemen, kita selalu mengalami hal yang sama yaitu kekurangan SDM (Sumber Daya Manusia) yang melayani.
Mengapa hal ini dapat terjadi? Mungkin ada yang berkata: “karena kurang pembinaan, regenerasi tidak berjalan dan lain sebagainya”. Bisa saja hal ini menjadi penyebab, namun yang lebih utama kita perlu memiliki hati yang mengasihi gereja, hati yang merindukan jiwa. Kalau kita memiliki hati yang demikian, Tuhan akan memperlengkapi kita dengan karunia yang dibutuhkan untuk pelayanan yang dipercayakan kepada kita.
Sebentar lagi kita akan mengakhiri tahun 2002, marilah setiap kita mengevaluasi diri, apakah di tahun 2002 ini saya sudah lebih giat melayani Tuhan? Apakah tekad saya di tahun 2003 ini? Mulai dengan berdoa, mohon Tuhan memberi hati yang merindukan jiwa, hati yang mengasihi gereja dan pekerjaan Tuhan. Jikalau setiap jemaat mempunyai doa yang demikian, niscaya akan terjadi kebangunan besar di gereja Tuhan. Nama Tuhan dipermuliakan.